Manfaat Teh Jahe bagi Kesehatan Anda Perlu Mencobanya!
Teh jahe adalah salah satu minuman herbal paling populer yang sudah digunakan selama berabad-abad, baik sebagai penghangat tubuh maupun sebagai obat alami. Jahe mengandung senyawa aktif bernama gingerol dan shogaol yang memberikan efek antiinflamasi (anti-peradangan) dan antioksidan yang kuat.
![]() |
| Ilustrasi Teh Jahe/Womeniasehat.id/Magnific |
Teh jahe merupakan salah satu jenis minuman herbal yang sangat populer di Asia, termasuk Indonesia. Teh jahe kaya akan antioksidan yang dapat menjaga daya tahan tubuh dan mengurangi peradangan.
Agar manfaatnya maksimal, seduh irisan jahe segar dengan air panas selama 10–15 menit. Jika ingin pemanis, gunakan sedikit madu atau perasan lemon segar daripada gula pasir, yang juga akan menambah asupan vitamin C dan antioksidan.
Berikut adalah beberapa manfaat utama teh jahe untuk kesehatan tubuh:
1. Meredakan mual
Teh jahe telah dikenal sejak lama dapat meredakan mual akibat mabuk perjalanan, perut kembung, efek samping kemoterapi, atau morning sickness yang sering kali dialami oleh ibu hamil.
Manfaat tersebut diperoleh dari kedua senyawa alami utama jahe, yaitu gingerol dan shogaol. Kedua senyawa tersebut dapat meredakan rangsangan mual dari otak serta mencegah mual berkepanjangan.
2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Vitamin C yang terkandung dalam jahe berperan sebagai antioksidan yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh sekaligus mencegah terjadinya infeksi. Selain itu, vitamin ini juga dapat mencegah kerusakan sel-sel tubuh dari radikal bebas penyebab berbagai jenis penyakit.
3. Meredakan nyeri haid
Teh jahe bisa menjadi minuman herbal yang baik dikonsumsi oleh wanita yang sedang mengalami nyeri haid. Sebuah penelitian bahkan menyebutkan bahwa jahe sama ampuhnya seperti obat pereda nyeri yang dijual di apotek, seperti ibuprofen dan asam mefenamat, dalam meredakan nyeri haid.
Khasiat jahe ini didapatkan dari kandungan senyawa gingerol dan shogaol yang bersifat antiperadangan. Kedua senyawa tersebut dapat menghambat produksi hormon prostaglandin penyebab nyeri haid.
4. Meredakan nyeri sendi dan otot
Selain meredakan nyeri haid, teh jahe juga ampuh mengurangi nyeri sendi akibat osteoarthritis dan rheumatoid arthritis. Manfaat teh jahe ini diperoleh dari sifat antiperadangan yang dimiliki oleh senyawa gingerol dan shogaol di dalamnya.
Tidak hanya itu, teh jahe juga mengandung kalium dan fosfor yang berperan penting dalam mengatur kontraksi otot dan menjaga fungsi saraf. Dengan mengonsumsi teh jahe secara rutin, keluhan nyeri otot dapat berkurang.
5. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Sifat antimikroba dan antiviral pada jahe membantu tubuh melawan infeksi. Minum teh jahe hangat saat merasa tidak enak badan dapat membantu melegakan tenggorokan, mengurangi sumbatan hidung, dan mempercepat pemulihan dari flu atau batuk.
6. Membantu Mengontrol Berat Badan dan Gula Darah
Bagi yang sedang menjaga berat badan atau mengelola kadar gula darah, teh jahe bisa menjadi tambahan yang bagus dalam menu harian:
Jahe dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi nafsu makan.
Beberapa studi menunjukkan jahe dapat membantu menurunkan kadar gula darah puasa dan meningkatkan cara tubuh memproses insulin.
Referensi:
Cleveland Clinic (2024). Oxidative Stress.
Kubala, J. Health (2023). Health Benefits of Ginger.
Lang, A. & Scaccia, A. Healthline (2023). What Are The Health Benefits of Ginger Tea?
Garone, S. Verywell Fit (2023). Ginger Tea: Benefits, Side Effects, and Preparations.

Post a Comment