4 Jenis Kista yang Bisa Dialami Pria
WomeniaSehat - Mendengar kata "kista" biasanya orang langsung terpikir pada rahim atau ovarium. Namun, kista sebenarnya adalah kantong berisi cairan, udara, atau material lain yang bisa tumbuh di mana saja di bagian tubuh—termasuk pada pria. Berbeda dengan pria, kista pada wanita sangat sering berkaitan dengan sistem reproduksi dan siklus hormon bulanan. Meskipun sebagian besar bersifat jinak, beberapa jenis kista memerlukan perhatian khusus karena dapat memengaruhi kesuburan.
![]() |
| 4 Jenis Kista yang Bisa Dialami Pria/Freepik |
Dilansir dari Cleveland Clinic, kista adalah kantong berisi cairan, udara, atau bahan lain yang dapat terbentuk di jaringan tubuh. Kondisi ini bisa muncul di kulit, organ reproduksi, hingga organ dalam. Berikut adalah 4 jenis kista yang umum dialami oleh pria:
1. Kista Epididimis (Spermatocele)
Ini adalah jenis kista yang paling sering terjadi pada organ reproduksi pria. Kista ini terbentuk di epididimis, yaitu saluran kecil di atas testis yang berfungsi menyimpan dan menyalurkan sperma.
Gejala: Benjolan kecil, halus, dan tidak sakit di atas testis.
Catatan: Biasanya bersifat jinak (bukan kanker) dan tidak memengaruhi kesuburan kecuali jika ukurannya menjadi sangat besar dan menyumbat saluran.
2. Kista Sebasea (Kista Kulit)
Kista ini muncul tepat di bawah permukaan kulit, seringkali di area wajah, leher, punggung, atau bahkan di area skrotum (kantong testis).
Penyebab: Terjadi ketika kelenjar minyak (sebasea) tersumbat atau folikel rambut rusak.
Karakteristik: Berbentuk bulat, keras saat diraba, dan terkadang memiliki titik hitam di tengahnya. Jika terinfeksi, kista ini bisa memerah dan terasa nyeri.
3. Kista Pilonidal
Kista ini muncul di area celah bokong (di dekat tulang ekor). Pria diketahui memiliki risiko lebih tinggi terkena kista pilonidal dibandingkan wanita, terutama bagi mereka yang banyak duduk atau memiliki rambut tubuh yang lebat.
![]() |
| 4 Jenis Kista yang Bisa Dialami Pria/Freepik |
Gejala: Pembengkakan di ujung tulang ekor, nyeri saat duduk, dan jika pecah bisa mengeluarkan nanah atau darah.
Penyebab: Sering kali disebabkan oleh rambut yang tumbuh ke dalam (ingrown hair) yang memicu reaksi peradangan.
4. Kista Ginjal
Kista ginjal (sering disebut kista simpel) adalah kantong berisi cairan yang terbentuk di ginjal. Kondisi ini cukup umum seiring bertambahnya usia pria.
Gejala: Kebanyakan tidak menimbulkan gejala. Namun, jika ukurannya membesar, bisa menyebabkan nyeri di pinggang, punggung, atau perut bagian atas.
Penanganan: Biasanya ditemukan secara tidak sengaja saat pemeriksaan USG atau CT scan dan seringkali tidak memerlukan pengobatan kecuali jika mengganggu fungsi ginjal.
Penting: Jika Anda menemukan benjolan baru di tubuh, terutama di area testis atau area yang terasa nyeri, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan medis untuk memastikan bahwa benjolan tersebut bukan kondisi yang lebih serius seperti tumor atau hernia.
Kapan perlu ke dokter?
Meski sebagian besar kista bersifat jinak, benjolan pada tubuh tetap perlu diperiksa jika:
- ukurannya semakin besar,
- terasa nyeri,
- berubah bentuk atau warna, dan
- disertai gejala lain.
Pemeriksaan medis penting untuk memastikan bahwa benjolan tersebut benar-benar kista dan bukan kondisi lain yang lebih serius. Dengan penanganan yang tepat, sebagian besar kista pada pria dapat ditangani dengan baik dan jarang menimbulkan komplikasi serius.


Post a Comment